Timnas U-19 Pantau Juga Talenta Muda Berdarah Indonesia di Luar Negeri

 

PSSI, tampaknya, ingin timnas Indonesia U-19 yang bakal turun di Piala Dunia U-20 adalah skuad terbaik. Perburuan talenta terbaik pun terus dilakukan. Pemain-pemain berdarah Indonesia yang sedang berkiprah di luar negeri juga mulai dilirik untuk bisa masuk ke dalam skuad.

Hal itu dibenarkan asisten pelatih timnas U-19 Nova Arianto. Nova mengungkapkan, saat ini dirinya dan staf pelatih sedang mengumpulkan data dan video para pemain berdarah Indonesia di luar negeri. ’’Ya, saat ini kami sedang membuat database untuk itu,’’ ujar Nova.

Dia berharap list semua pemain berdarah Indonesia yang sesuai dengan kriteria umur untuk timnas U-19 bisa didapat. Kemudian, database yang sudah terkumpul itu akan diberikan kepada pelatih Shin Tae-yong. ’’Nanti coach Shin yang akan melihat apakah pemain tersebut sesuai dengan karakter yang dibutuhkan,’’ paparnya.

Disinggung soal siapa saja yang sudah masuk database, Nova enggan berkomentar banyak. Yang pasti, proses pembuatan database sudah berjalan saat ini. ’’Kalau siapa-siapanya ditunggu saja,’’ ucapnya.

Apakah berarti skuad timnas U-19 yang bermain di Piala Dunia U-20 bakal diisi pemain naturalisasi? Nova belum bisa menjawabnya. Dia menegaskan, semua keputusan berada di tangan Shin Tae-yong. Pihaknya sendiri bersama staf pelatih hanya punya tugas membuat database.

Nah, selain disibukkan dengan pembuatan database pemain berdarah Indonesia di luar negeri, Nova mengaku masih menggelar training camp virtual dengan para pemain timnas U-19. TC yang disebutnya selalu dipimpin langsung oleh Shin Tae-yong tersebut masih berjalan lancar sampai saat ini. ’’Setiap pagi kecuali Sabtu dan Minggu kami selalu melakukan TC virtual,’’ ungkapnya.

Jadi, untuk masalah kondisi, Nova yakin fisik para pemain tetap terjaga. Meski, nantinya ada sedikit penambahan program ketika TC secara langsung digelar. ’’Tidak ada hal baru atau PR dari coach Shin, tetap menjalankan yang lama. Jaga pola makan dan tetap latihan mandiri. Kami juga masih menunggu jadwal TC saat ini. Kondisi pemain juga baik,’’ terangnya.

Sementara itu, salah seorang pemain berdarah Indonesia, Nyoman Paul Fernando Aro, tidak menampik jika dirinya sudah dikontak langsung oleh Nova. Pemain yang saat ini berkiprah di kompetisi kasta ketiga Liga Swedia bersama klub Skovde AIK itu mengaku sudah diminta mengirimkan sejumlah video dan data pribadi untuk kepentingan timnas U-19. ’’Sudah saya kirimkan. Saya juga sudah saling kontak dengan coach Nova,’’ tuturnya.

Dia mengaku tidak ada janji apa pun dari Nova ataupun PSSI. Yang jelas, Paul hanya diberi tahu bahwa dirinya masuk dalam pantauan untuk timnas U-19. ’’Masih dalam pembahasan dan diminta terus latihan serta semangat. Saya disuruh menunggu rilis resminya nanti jadi atau tidak dipanggil untuk timnas U-19,’’ paparnya.

Paul sendiri memang punya darah Indonesia dari sang ibu yang asli Bali. Walau berkarir di Swedia, dia masih sering pulang ke Indonesia, khususnya ke Bali, untuk menemui ibu dan saudaranya. ’’Pekan ini masih latihan bersama tim, pekan depan baru pulang ke Bali. Rencananya lanjut latihan sama Komang Tri (bek Bali United yang juga masuk seleksi timnas U-19). Jadi, saya sudah persiapkan semuanya, kalau dipanggil sudah dalam kondisi fit,’’ jelasnya.

Paul mengaku tidak berharap banyak. Namun, dia punya keinginan membela Merah Putih sebagai tanah kelahirannya. ’’Saya serahkan semua sama Tuhan. Yang penting latihan saja secara serius sekarang,’’ jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *