Suporter Persib Meninggal Dunia | Bandar Judi

saimu-seiri.asia – Sepakbola indonesia berduka. Ricko Andrean, suporter Persib Bandung yang menjadi korban pengeroyokan oleh sesama beratoh selanjutnya meninggal dunia Kamis (27/7) sekitar pukul 10.10 WiB di Tempat Tinggal Sakit Santo Yusuf, Bandung.

Suporter Persib Meninggal Dunia | Bandar Judi

Selayakmana diketahui, Ricko ialah korban pengeroyokan salah sasaran oleh sesama suporter Persib waktu Maung Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu 22 Juli 2017 lalu.

Gambar tentang situasi Ricko yang babak belur sendiri sempat viral di Sarana sosial usai kompetisi itu. situasinya terus memjelek selama di rawat di Tempat Tinggal Sakit Santo Yusuf Bandung.

Pihak Tempat Tinggal sakit sendiri menerangkan bahwa Ricko alami trauma di bagian kepala (gegar otak) akibat pukulan dari benda tumpul. sesudah empat hari kritis, suporter yang baru mempunyai usia 23 tahun tersebut selanjutnya melontarkan nafas nafas  paling akhir.

Kabar menimpa meninggalnya Ricko sendiri telah tersebar luar di Sarana sosial. Ucapan bela sungkawa pun terus berdatangan dari beragam kelompok umur suporter sepakbola indonesia. layaknya yang ditunjukkan oleh suporter Persib lain, Viking lewat account twitter mereka.

“inalillahi Wainnailahi Rajiun, telah berpulang kawan kita, kawan kita Ricko Andrean pukul 10.10 WiB Muliha ka jati, Mulang ka asal,” catat Viking Persib Club‏ di account @officialvpc.

Duka mendalam juga ditunjukkan oleh Menpora imam Nahrawi lewat account twitter pribadinya.

kompetisi antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta sendiri selesai  skor imbang 1-1 dan sempat diwarnai kericuhan usai kompetisi.

sekian hari lalu Ridwan Kamil pernah mengunggah photo dirinya menjenguk Ricko Andrean Maulana, korban salah sasaran pengeroyokan beratoh. Alcerita waktu itu Ricko yang sejatinya juga ialah suporter Persib Bandung menolong anggota Jak Mania yang dikeroyok oleh oknum beratoh di tribun utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api 22 Juli 2017 lalu. Apesnya Ricko dikira ialah kawan Jak Mania tersebut, jadilah ia menjadi bulan-bulanan pengeroyok. sesungguhnya Ricko Selayak suporter fanatik Persib senantiasa berusaha, menyempatkan waktu untuk datang ke stadion kala tim kesayangannya bertanding.

sesudah empat hari dirawat intensif di Tempat Tinggal Sakit Santo Yusuf Bandung, sekitar Pukul 10.15 tadi Ricko divonis meninggal dunia. Duka mendalam tentu tak cuma dirasakan oleh Famili dan manusia yang mengetahui Ricko, tetetapi juga ini menjadi duka dan potret muram bagi dunia persepakbolaan kita.

Sepakbola ialah olahraga yang menggiring atensi amat luar biasa bagi penduduk kita. Tua muda, kaya miskin, banyak yang bertumbuh menjadi suporter fanatik Club bola kesayangan terlebih  melihat jalinan kewilayahan. Tak hiraukan jelek bagus prestasi Clubnya, para suporter fanatik senantiasa setia memberi dukungan.

Sayangnya fanatisme ini kadang-kadang memantik emosi bagi oknum-oknum suporter spesifik. Rivalitas di 2 x 45 menit dibawa hingga keluar stadion. ini yang  bikin banyak orang hingga kini tetap berpikir 2 x 1 untuk datang menonton langsung laga sepakbola di stadion. terlebih buat kaum hawa. Jangankan untuk nonton, kalau mau ada kompetisi sepakbola saja banyak orang yang  hindari keluar Tempat Tinggal daripada bertemu konvoi suporter yang tidak jarang urakan.

Banyak sesungguhnya suporter yang baik. Yang punya uang, tidak anarkis, menjunjung sportifitas, dan beri dukungan tanpa menjadi rendahkan suporter atau Club lain. akan tetapi oknum-oknum yang nakal ini tetap senantiasa ada saja.

Saya amat mengapresiasi langkah Menpora imam Nachrawi yang menggeliatkan kembali beragam kopetisi sepakbola. Tapi soal suporter ini memang menjadi PR spesifik. Baik itu bagi Kemenpora, Club sepakbola, Kepala wilayah, paguyuban suporter, dan aparat keamanan. Bagaimana caranya agar faktor-faktor yang amat mungkin berlangsungnya tawuran dan anarkisme dalam kompetisi harus di stop. Dan selama ini banyak pelaku yang lolos disebabkan mereka mainnya keroyokan dan susah untuk ditangkap entah disebabkan bukti yang kurang atau saking banyaknya orang.

Sepakbola ialah olahraga yang menyenangkan. Suporter semestinya menjadi simbol dukungan dan pemantik melakukan putarannya roda bisnis Club jadi jangan hingga terkesan suporter menjadi tumbal. Salah satu faktor keamanan yang mutlak di perhatikan dan umumnya jadi konsentrasi aparat dalam setiap penyelenggaraan ialah faktor suporter. Dan kalau mau bisnis sepakbola juga berkembang maka (lagi-lagi) suporter ialah faktor yang harus serius memperoleh perhatian.

Antisipasi paling baik sesungguhnya ialah kesadaran pribadi setiap pribadi. Anda datang untuk memberi dukungan bukan untuk mengeroyok orang lain. Tapi menambah kesadaran pribadi ini panjang usacuma disebabkan melibatkan pendidikan baik di sekolah maupun  keagamaan.

Semoga tak ada lagi Ricko-Ricko lain yang menjadi korban keganasan sesama suporter. Selamat jalan Ricko, sekarang kamu bisa saksikan Persib main langsung dari surga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *