Paul Pogba-Bruno Fernandes, Kombinasi Ole Tiru Pep Saja

Paul Pogba serta Bruno Fernandes dipercayai dapat bermain serempak dengan ok di Manchester United, apalagi jadi campuran ajal berbagai Kevin De Bruyne- David Silva. Itu bila Ole Gunnar Solskjaer sedikit memodifikasi desain bermain timnya.

Opini itu dilemparkan oleh Gary Neville, mantan pemeran harapan the Red Devils yang saat ini jadi pundit serta kritikus, dalam menganalisa bimbang Solskjaer dalam mengoptimalkan keduanya dengan cara berbarengan.

Dalam diri Paul Pogba serta Bruno Fernandes, Man United mempunyai 2 wujud pemeran tengah jempolan. Tetapi Solskjaer nampak belum menciptakan desain pas supaya kedua pemeran itu dapat betul- betul maksimal.

Dikala Pogba main, beliau umum diturunkan di sisi pemeran dengan kepribadian melindungi berbagai Nemanja Matic di lini tengah. Sedangkan Bruno Fernandes didorong lebih ke depan bagaikan gelandang serbu.

Terdapat banyak asumsi kalau pola semacam itu kurang sesuai bikin style bermain Paul Pogba, yang memiliki salah satu kelebihan dalam perihal merangsek ke depan. Sementara itu bila Pogba meninggalkan letaknya di zona tengah, lini pertahanan Manchester United juga bertambah memiliki antara.

Buat seperti itu Gary Neville menganjurkan supaya Ole Gunnar Solskjaer, mantan kawan seregunya di Man United, dapat menjiplak metode Pep Guardiola memaksimalkan wujud Kevin De Bruyne serta David Silva di starting line- up Man City pada era kemudian.

” Kamu memiliki seseorang pemeran pemenang Piala Bumi, berkuasa di Eropa dengan Juventus serta rekrutan paling mahal Manchester United tetapi tidak dapat mendobrak regu( bagaikan mengaktifkan) dikala ini,” tutur Neville pada Sky Sports yang dikutip Metro.

” Aku tidak menguasai mengapa beliau belum berupaya, ataupun bisa jadi beliau telah sempat melaksanakannya dalam bimbingan tetapi tidak senang, buat menaruh Pogba serta Fernandes di depan semacam De Bruyne serta Silva,” tuturnya.

Dalam aturan yang diartikan Gary Neville ini, Paul Pogba hendak didorong ke depan buat menaiki posisi ofensif semacam Bruno Fernandes, meninggalkan satu pemeran lain bagaikan gelandang bertahan asli buat fokus ke pertahanan.

” Kevin De Bruyne serta David Silva tidaklah gelandang yang patuh saat sebelum Guardiola tiba ke Manchester City. Beliau membuat keduanya jadi semacam itu. Jadi seperti itu salah satunya sistem yang bagi aku dapat mengakomodir keduanya berbarengan,” tutur Neville.

” Dikala ini beliau lebih kerap memainkan Matic serta Pogba berdampingan dengan Fernandes di depan. Pogba tidak dapat bermain di sana sebab pada posisi itu, pemeran wajib patuh( turut menjaga alam serta bertahan). Tetapi bila beliau( Pogba) didorong ke depan( di sisi Fernandes), terdapat independensi lebih besar buat menekan ke depan,” ucapnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *