Kisah Pelatih PSS Sleman Tentang Pengalaman Merayakan Kemerdekaan Indonesia

Kisah Pelatih PSS Sleman Tentang Pengalaman Merayakan Kemerdekaan Indonesia Republik Indonesia merayakan hari kemerdekaan yang ke-74, Sabtu (17/8/2019). Banyak cara yang dilakukan semua warga negara Indonesia dalam merayakan sekaligus memaknainya. Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, share pengalaman dalam peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepada Bola.com, pelatih PSS Sleman itu mengaku ternyata Bandar Bola dulu jadi petugas waktu upacara bendera saat duduk di bangku SMA. Seto pun tetap teringat turut berpartisipasi aktif dalam tiap-tiap peristiwa perayaan 17 Agustus.

“Pernah sih jadi petugas upacara biasa waktu SMA. Sebagai anak muda dulu termasuk berpartisipasi dalam perlombaan pasukan baris berbaris di sekolah. Kemudian aktivitas lomba-lomba di kampung,” kata Seto Nurdiyantoro.

Pelatih berusia 45 tahun ini mengaku tidak dulu memikirkan mampu jadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang banyak diidamkan para kawula muda.

“Kalau Paskibraka tidak karena barangkali bukan passion saya waktu itu. Ya hanya turut lomba baris berbaris sekolah tingkat Kecamatan dan Kabupaten,” kata alumnus SMA Negeri 1 Prambanan ini.

Seto turut berbangga jadi warga Indonesia, dan dulu mengimbuhkan sesuatu untuk negara, yakni saat jadi anggota Timnas Indonesia waktu gelaran Piala Tiger atau saat ini Piala AFF pada 2002 silam.

“Bisa masuk Timnas Indonesia saja jadi kebanggaan saya dalam mengimbuhkan sumbangsih untuk negara ini,” ucap pelatih PSS Sleman itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *